tentang serbaserbidepok

sebuah blog yang dibuat …… under construction…..

4 Tanggapan to “tentang serbaserbidepok”

  1. Riri Says:

    To: Websites administrator.
    Re: Replacement of domain http://www.ui.edu to http://www.ui.ac.id

    Dear Sir,
    Greetings from the university of Indonesia.
    I would like to inform you that from August 2008, the University of
    Indonesia (Universitas Indonesia) has changed its web domain and returned
    to http://www.ui.ac.id , based on the consideration that we use Indonesia (id)
    domain.

    We notice that in your web you have a link to our domain and would be very
    grateful if you could change the link in your web to http://www.ui.ac.id to point
    to our university.
    We appreciate you eagerness to collaborate with us, and look forward for
    further collaborative work with University of Indonesia’s member.

    Yours Sincerely

    Riri Fitri Sari
    CIO/ Head of Information Systems Development and services of the
    University of Indonesia
    7th floor Kampus Baru UI Depok 16424 Indonesia
    riri@ui.ac.id

  2. tong peot Says:

    udah dibahas belon,ulasan mengenai peliknya permasalahan UPS (unit pembuangan sampah),yang sampe sekarang terus menuai protes,karena lokasinya yang tidak mengajarkan kepada masyarakat arti kesehatan lingkungan,karena dengan semena-mena meletakan ups di tengah lingkungan masyarakat,bagaimana pendapat anda ????. teruskan blog ini,karena banyak refferensi yang berguna..thanks

  3. Bari Saffa Muhammad Says:

    Kewajiban Pribadi / Kelompok / warga Masyarakat / Warganegara / Rakyat.

    1. “ Hai orang-orang yang ber-iman , ta’atilah Allah & ta’atilah Rasul (Nya) , dan ulil amri diantara kamu ( pemangku kekuasaan ) diantara – mu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu maka kembalikan-lah ia kepada Allah( Al Qur’an ) & Rasul ( Sunnah-nya ) , jika kamu benar-benar ber-iman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagi-mu) dan lebih baik akibat-nya.” ( An Nisaa’ ,4 : 59 ) ,

    2. “ Barang siapa taat kepada Rasul , maka sungguh dia telah taat kepada Allah.” ( An Nisaa , 4 : 80 , An Nisaa , 4 : 64 , An Nuur , 24 : 52 dan 63 , Ali Imran ,3 : 31 , Asy Syu’araa’, 26 : 143-144 dll ) , “ Barang siapa ta’at kepadaku (Rasulullah saw) , berarti dia taat kepada Allah SWT. Barang siapa durhaka kepada-ku berarti durhaka kepada Allah SWT. Dan barang siapa ta’at kepada amir ( pepimpin negara ) , berarti dia ta’at kepada-ku. Dan barang siapa durhaka kepada amir,berarti durhaka kepadaku (Rasul ) “ ( Hr. Bukhari dan Muslim ) , ( Mari kita taati Pepimpin kita ! ) , “ Wajib bagi orang islam mendengarkan dan ta’at didalam apa yang dia senangi dan dia benci , kecuali diperintahkan untuk menjalankan maksiat . Apabila diperin -tahkan menjalankan maksiat , maka tidak ada kewajiban mendengarkan dan tidak pula ta’at “( HR.Bukhari & Muslim ) , “ Dari Ibnu Umar RA. , Rasulullah SAW. bersabda , “ Setiap Muslim wajib menaati perintah Penguasa , kecuali perintah mengerjakan kemaksiatan.” ( HR. Bukhari dan Muslim ) ( Tidak menjadi Golput adalah salah satu ketaatan kepada Amir )

    3. “ Barang siapa menghina Sultan ( amir , kepala negara ) , niscaya Allah akan menghina-nya ”. ( HR. Tirmidzi ) , “ Cinta tanah air itu sebagian dari iman.“ ( Al Hadits ) , “ Barang siapa tidak menyukai sesuatu dari tindakan penguasa maka hendaklah bersabar. Sesungguhnya orang yang meninggalkan (membelot / makar) jama’ah walaupun hanya sejengkal maka wafatnya tergolong jahiliyah.”( HR.Bukhari & Muslim ) , “ Hendaklah kamu mendengar , patuh dan taat (kepada pemimpin-mu) dalam masa kesenangan ( kemudahan dan kelapangan ) , dalam kesulitan dan kesempitan , dalam kegiatan-mu dan disaat mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan sekalipun keadaan itu merugikan kepentingan-mu.”( HR. Muslim dan Annasai )

    4. Semua kamu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinan – nya. Seorang imam pemimpin dan bertanggung jawab atas rakyatnya. Seorang suami pemimpin dalam keluarga-nya. Seorang istri pemimpin dan bertanggung jawab atas penggunaan harta suaminya. Seorang pelayan ( karyawan ) bertanggung jawab atas harta majikannya. Seorang anak bertanggung jawab atas penggunaan harta ayah-nya.” ( HR.Bukhari & Muslim )

    5. “ Barang siapa membaiat imam ( pemimpin ) dan telah memberinya buah hatinya dan jabatan tangannya maka hendaklah dia taat sepenuhnya sedapat mungkin. ” ( HR. Muslim ) , Termasuk mengagungkan Allah ialah menghormati (memuliakan) ilmu , para ulama , orang tua yang muslim dan para pengemban Al Qur’an dan ahlinya , serta penguasa yang adil. ( HR. Abu Dawud ) , “ Maafkanlah dosa orang yang murah hati , kekeliruan seorang ulama dan tindakan seorang penguasa yang adil. Sesungguhnya Allah Ta’ala membimbing mereka apabila ada yang tergelincir. ( HR. Al Bukhari)

    6. Nabi Muhammad bersabda , “ Seutama-utamanya jihad itu ialah perkataan yang benar dihadapan raja ( kepala pemerintahan ) yang durhaka ( tidak adil / menganiaya / dlalim , menyimpang atau melawan hukum dll ) ”. ( HR. Ibnu Majah ) ( Kita memohon kehadirat Allah SWT. semoga tidak ada pepimpin atau penguasa yang berlaku seperti ini di negeri Republik tercinta kita Indonesia , Amien Yaa Robbal Alamien ! )

    7. Dll. masyarakat Muslim / Warganegara beragama Islam disaat demo/mengingatkan Pemerintah – dilarang oleh hukum agama berlaku melampui batas dengan bersikap anarkis atau membakar foto kepala Pemerintahannya / Presidennya kemudian menginjak – injaknya. ( Kewajiban ulama mengingatkan Muslim yang seperti ini )
    KEWAJIBAN PARA “ PEPIMPIN “ / “ PENGUASA “ / “ ULAMA “
    dan hal-hal yang berhubungan dengan-nya.

    1. “ Ingatlah ketika Tuhan-mu berfirman kepada para malaikat , “ Sesungguhnya Aku akan menjadikan seorang Khalifah di muka bumi “ ( Al baqarah , 2 : 30 ) ( Adam – dstnya )

    2. ( Allah berfirman ) , “ hai Daud , sesungguhnya KAMI menjadikan engkau khalifah di bumi , maka berilah keputusan antar manusia dengan benar dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu , niscaya ia akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Sesungguhnya orang – orang yang sesat dari jalan Allah bagi mereka azab yang pedih karena mereka lupa hari perhitungan.” (Shaad ,38 : 26 )

    3. “ Rasulullah saw berdoa : “ Ya Allah mudah – mudahan Engkau selalu mengasihi khalifah – khalifah ku “ . Para sahabat lalu bertanya , “ Siapakah Khalifah engkau wahai Rasulullah ? , Beliau menjawab , “ Khalifah-khalifah-ku adalah orang – orang yang mau menceritakan hadits-hadits-ku , kemudian mau mengajarkan kepada saudara dan teman – teman-nya. “ ( Ibnu ‘ Abbas )

    4. ( Allah berfirman ) “ Hai Daud , sesungguhnya Kami menjadikan engkau khalifah di bumi , maka berilah keputusan antara manusia dengan benar , dan janganlah engkau mengikuti hawa nafsu , niscaya ia akan menyesatkan engkau dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah bagi mereka azab yang pedih karena mereka melupakan hari perhitungan.” ( Shaad , 38 : 26 )

    5. “ Dan diantara orang-orang yang Kami ciptakan terdapat umat yang memimpin (manusia ) dengan kebenaran dan dengan itu (pula ) mereka berlaku adil . “ ( Al A’Raaf , 7 : 181 , Al Maa-idah , 5 : 55 – 58 ). “ Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya , dan menyuruh kamu ) apabila menetapkan hukum diantara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil .” ( An Nisaa’ , 4 : 58 , At Taubah , 9 : 67-69 , An Nisaa , 4 : 147 ) , “ Hai orang – orang-orang yang beriman hendak-lah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan ( kebenaran ) karena Allah , menjadi saksi dengan adil , Dan janganlah sekali-kali kebencian-mu terhadap suatu kaum , mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlakulah adil , karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah , sesungguh-nya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan ” ( Al Maa-idah , 5 : 8 ) , Termasuk mengagungkan Allah ialah menghormati (memuliakan) ilmu , para ulama , orang tua yang muslim dan para pengemban Al Qur’an dan ahlinya , serta penguasa yang adil. ( HR. Abu Dawud ) , “ Maafkanlah dosa orang yang murah hati , kekeliruan seorang ulama dan tindakan seorang penguasa yang adil. Sesungguhnya Allah Ta’ala membimbing mereka apabila ada yang tergelincir. ( HR. Al Bukhari ) , “ Orang yang paling dicintai oleh Allah pada hari kiamat dan paling dekat tempat duduk-nya dari pada-Nya adalah : pepimpin yang adil. Dan orang yang paling dibenci oleh Allah dan yang paling jauh tempat duduk-nya dari pada-Nya adalah pepimpin yang menyeleweng “ ( HR. Tirmidzi )

    6. Hal Janji / Sumpah.

    a. ” Dan sempurnakanlah janji Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu melanggar sumpah sesudah teguhnya sedang kamu menjadikan Allah sebagai saksi atas kamu. Sesungguh – nya Allah mengetahui apa-apa yang kamu perbuat.” ( An Nahl , 16 : 90 – 91 – 92 – 97 , Al Baqarah , 2 : 235 , At Taghaabun , 64 : 4 ) ,

    b. “ Ada tiga perkara , barang siapa berada dalam perkara tsb , maka dia akan munafik , sekalipun dia berpuasa , sembahyang , sudah haji dan umrah , bahkan mengatakan : “ Sesungguhnya aku orang islam “. Orang tsb. yaitu : (1.) Apabila ia berbicara ia berdusta , apabila (2.) berjanji mungkir , dan apabila (3.) diberi amanat berhianat. ( H.R.Muslim & HR.Bukhari) , “ . . . dan tidak ada agama bagi orang yang tidak menepati janji “ ( HR.Adailami )

    c. “ Hai orang-orang yang ber-iman , janganlah kamu menghianati Allah dan Rasul ( Muhammad ) dan ( juga) janganlah kamu menghianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu , sedang kamu mengetahui “( An Anfaal , 8 : 27 ) ,

    d. Hai orang yang beriman , tepatilah janji-mu ! ( Al Maa-idah , 5 : 1 ) , “ . . . dan tepatilah janji-mu. Sesungguhnya janji itu akan dimintakan per -tanggung jawabannya. “ ( Al Israa’ , 17 : 34 ) “ Sesungguhnya berjanji dengan baik itu termasuk dari iman ( HR. Hakim ) .

    e.“ ( Bahwa ) . “ Siapa menepati janjinya dan takut kepada Allah , maka sesung – guhnya Allah mengasihi orang-orang yang taqwa.” (QS. Ali Imran , 3 : 76 )

    f. “ Yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik dianta – ranya , Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah yang mempunyai akal ( berfikiran sehat ) ( Az Zumar , 39 : 18 ) , “ Hanyalah orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran , ( yaitu ) orang-orang yang memenuhi janji Allah dan tidak merusak perjanjian.” ( Ar Ra’d , 13 : 19-20 ) , “ Dan mereka berkata , “ Sekiranya kami mendengarkan atau menggu – nakan akal kami , tidaklah kami menjadi penghuni neraka.” ( Al Mulk , 67 : 10 , Insyaallah kata – kata penyesalan yang tiada berguna seperti ini tidak sampai keluar dari mulut kita nantinya , karena kita mensyukuri karunia Allah SWT. yang berupa pendengaran , penglihatan dan hati dengan menggunakannya sebaik-baiknya , Insyallah ucapan selamat-lah yang akan kita terima ! , Az Zumar , 39 : 73 – 74 ,Yaasiin , 36 : 55 – 58 , Insyaallah ! ) ( Memang diperlukan ilmu dan hidayah untuk : tahu Kapan kita pergunakan akal kita , kapan kita pergunakan keyakinan/iman/hati kita dan kapan kita pergunakan keduanya dalam mengambil keputusan sikap hidup untuk diamalkan. )

    g. “ Maka demi Tuhan langit dan bumi , sesungguhnya yang dijanjikan itu adalah benar-benar ( akan terjadi ) seperti perkataan yang kamu ucapkan. “ ( Adz Dzaariyaat , 51 : 22- 23 )

    h. “ Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan yang mengerjakan amal-amal-saleh bahwa Dia akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa. Dan sesungguhnya Dia akan meneguhkan agama mereka ( Islam ) yang telah di ridhoi-Nya untuk mereka. Dan Dia akan menukar keadaan mereka sesudah dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dan tidak mempersekutu -kan apa jua pun dengan Aku. Dan barang siapa yang ingkar sesudah yang demikian itu , maka mereka itulah orang – orang yang fasik” (An Nuur, 24 : 55 ) , “ Janji Allah pasti , Allah tidak memungkiri janji-Nya ( Az Zumar , 39 : 20 ) , “ Dan penuhi janjimu kepada-Ku niscaya Aku penuhi pula janji-Ku kepadamu. “(Al Baqarah , 2 : 40 ) , “ Maka bersabarlah. Sesungguhnya janji Allah itu pasti benar. Mintalah ampunan dosa mu. Dan bertasbihlah memuji Tuhan engkau waktu petang dan pagi ” (Al Mukmin, 40 : 55 )

    7. Berbicara Tentang Kebenaran , atau Kebaikan Tetapi Sendirinya tidak Melakukan :
    a. “ Hai orang – orang yang beriman , mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat ? Amat besar kemurkaan di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat. “ ( Ash Shaaff , 61 : 2 – 3 )

    b. “ Mengapa kamu menyuruh manusia mengerjakan kebaikan sedang kamu melupakan dirimu sendiri ( terhadap kewajiban ) , padahal kamu membaca Alkitab .Tiadakah kamu berfikir ? ( Al Baqrah , 2 : 44 )

    c. “ Dan diantara manusia ada yang sangat menakjubkan-mu perkataannya tentang kehidupan dunia dan dipersaksikannya kepada Allah apa yang ada dalam hatinya , padahal dia adalah penentang yang paling keras.” ( Al Baqarah , 2 : 204 )

    d. Akan datang sesudahku penguasa – penguasa yang memerintahmu , diatas mimbar mereka memberi petunjuk dan ajaran dengan bijaksana , tetapi bila telah turun mimbar mereka melakukan tipu daya dan pencurian. Hati mereka lebih busuk dari bangkai.” ( HR. Athabrani , At Taubah, 9 : 67-70 > < At Taubah , 9 : 71-72 ) , “ Yang aku takuti terhadap umatku ialah pemimpin – pemimpin yang menyesatkan.” ( HR. Abu Dawud )

    b. ( Yaa Allahu , Yaa Rohmaan , Yaa Rohiim ! , jauhkanlah perilaku munafik dan meyesatkan dari Pepimpin yang berkuasa di negeri kami Indonesia. Jadikan-lah Pepimpin – Pemimpin kami , Pepimpin yang Adil dan Amanah karena kebaikan-Mu Ya Allah , Ampuni dan Maafkan semua kesalahan dan Dosa kami dan Pepimpin kami Yaa Allah. Dan kurniailah bangsa dan pepimpin kami kesejah – teraan dan keselamatan yang hanya datang dari pada-Mu. Baik didunia ini maupun di akhirat nanti. Amien , Yaa Robbal Alamien ! )

    c. “ Semua kamu adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinan – nya. Seorang imam ( pemimpin ) dan bertanggung jawab atas rakyatnya. Seorang suami pemimpin dalam keluarga-nya. Seorang istri pemimpin dan bertanggung jawab atas penggunaan harta suaminya. Seorang pelayan ( karyawan ) bertanggung jawab atas harta majikannya. Seorang anak bertang -gung jawab atas penggunaan harta ayah-nya.” ( HR. Bukhari dan Muslim )

    HAL SURI TAULADAN

    1. Sesungguhnya pada diri Rasulullah itu ada suri-tauladan yang baik bagi orang yang mengharapkan ( keridaan ) Allah , hari Akhirat dan ia banyak mengingat Allah. ( Al Ahza , 33 : 21 )

    2. Sesungguhnya ada bagi-mu suri-tauladan yang baik pada Ibrahim & orang-orang yang bersama dengan-nya. “ ( Al Mumtahanah , 60 : 4 )

    3. “ Barang siapa memberi suri-tauladan didalam islam dengan suri-tauladan yang baik , maka baginya memperoleh pahalanya dan pahala orang yang meng – erjakannya dengan tanpa mengurangi sedikitpun dari pahala mereka. Dan barang siapa memberi suri-tauladan didalam islam dengan suri-tauladan yang buruk , maka ada baginya memperoleh dosanya dan dosa orang yang mengerjakannya dengan tanpa mengurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka. “ ( HR. Muslim dan Nasai. )

    4. “ Barang siapa mengadakan kebiasaan yang baik lalu kebiasaannya itu ditiru , maka dia mendapatkan pahalanya dan pahala orang – orang yang mengikutinya , tanpa dikurangi sedikitpun dari pahala – pahala mereka , dan barang siapa mengadakan kebiasaan yang buruk lalu kebiasaan itu ditiru , maka dia menanggung dosanya dan dosa orang – orang yang mengikutinya tanpa dikurangi sedikitpun dari dosa – dosa mereka .” ( Al Hadits , Al Musnad disebutkan dari Hudzaifah )

    5. “ Dan demikianlah Kami menjadikan kamu ( umat Islam ) suatu umat yang berkeseimbangan ( selaras – antara tuntutan rohaniah dan jasmaniah , antara kehidupan didunia dan diakhirat ) agar kamu menjadi ikutan manusia ( suritauladan yang baik didalam hidup yang berkesimbangan itu ) dan Rasul menjadi saksi atas ( perbuatan ) kamu. ” ( Al Baqarah , 2 : 143 )

    6.“ Nasehat yang terbaik bagi anak-anak kita adalah : contoh ( Suri-tauladan baik kita ) dan ajakan dalam kasih sayang. “

    7. Dll.

    ( para Pepimpin seharusnya bisa menjadi suritauladan yang baik bagi orang-orang yang dipimpin-nya. , Suritauladan Yang baik adalah salah satu Cara yang paling efektif dalam mendidik Masyarakat , khususnya dalam hal Akhlaq & perbuatan-perbuatan baik , tapi tidak semua Pepimpin mampu melakukan-nya , bagaimana dengan saudara ku ? )

    “ Hai orang-orang yang beriman , bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaran-mu dan tetaplah bersiap siaga dan bertaqwalah
    kepada Allah supaya kamu menang.”
    ( Ali Imran , 3 : 200 )

    “ Dan taatlah kamu kepada Allah dan taatlah kamu kepada Rasul- ( Nya ) dan berhati-hatilah. Jika kamu berpaling maka ketahuilah bahwa sesungguh-nya kewajiban Rasul Kami hanyalah menyampaikan( amanat Allah ) dengan terang.” ( Al Maa-idah, 5 : 92 )

  4. kurniawan pribadi Says:

    Salam kenal. saya dari didepok.com
    Apakah tertarik untuk mengikuti program partnership dengan didepok.com?

    silahkan cek link ini: http://didepok.com/bantuan/blogger-depok-partnership.html


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: